Padukuhan Dukuh

Data Dasar Keluarga

Jumlah Kepala Keluarga

Sumber daya manusia di Padukuhan Dukuh berdasarkan website Kalurahan Banyuraden mencakup 770 KK dan 2.145 Jiwa, seperti komposisi pada tabel dibawah ini :

Kepala Keluarga : 770 KK

Jiwa : 2.145 orang

Laki-laki : 1.072 orang

Perempuan : 1.73 orang

Pendudukan berdsarkan Jumlah Disabilitas dan Masyarakat Marginal

RW 07 Tegalyoso : 32 orang

RW 08 Dukuh : 15 orang

RW 09 Sanggrahan : 3 orang

Total : 50 orang

Data kemiskinan berdasarkan data DTKS dan PKH

RW 07 Tegalyoso : 28 orang

RW 08 Dukuh : 28 orang

RW 09 Sanggrahan : 24 orang

Total : 80 orang

Penguasaan Aset Ekonomi Keluarga

Padukuhan Dukuh merupakan daerah suburban di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dimana kondisi mata pencaharian masyarakat merupakan campuran antara masyarakat agraris dan bisnis. Berikut adalah kondisi asset ekonomi dari Padukuhan Dukuh :

Pada tahun 2019-2021 terjadi pengurangan jumlah area persawahan ±30 hektar karena menjadi objek pembangunan Kampus Widya Mataram;

alah satu areal persawahan adalah Tanah Palungguh dari Padukuhan.25:

Mata Pencaharian Peternakan, Peternakan yang berkembang disini adalah peternakan kambing dan babi;

Peternakan diusahakan secara individu/perseorangan;

Jumlah peternak kambing sbb:

  • Tegalyoso : 18 orang
  • Dukuh : 16 orang
  • Sanggrahan : 4 orang

Untuk pakan masih menggunakan pakan alami karena sumber dayanya masih memungkinkan.

Rumah Kost Ada ± 15 buah usaha rumah kos, Rumah Kontrakan 5, UMKM Sektor usaha ini mulai bertumbuh antara lain usaha kuliner, perdagangan, dan jasa. Sedangkan Pegawai Penduduk bidang ini umumnya adalah guru, pegawai kantor.

Potensi Padukuhan

Sumber Daya Alam dan Buatan

Batas wilayah administrasi Padukuhan Dukuh adalah sebagai berikut :

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Dusun Sukunan
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Dusun Kanoman
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Dusun Onggobayan (Kalurahan Ngestiharjo, Kabupaten Bantul)
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Dusun Tulusan

Sumber air/ belik “Kinclong”

Di Padukuhan Dukuh terdapat sebuah mata air yang dinamakan mata air/ belik “Kinclong” yang

berukuran 8×8 meter. Hingga saat ini mata air ini masih digunakan penduduk untuk aktivitas

sehari – hari seperti mandi dan mencuci. Status tanah dimana mata air ini terletak adalah “tanah putih”, yaitu tanah tanpa kepemilikan, atau tidak dimiliki oleh siapapun, sehingga boleh diakses untuk kepentingan umum.

Sumber Daya Manusia

(Berisi tentang data SDM daerah tsb, misal jika bisa ditampilkan tabel jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian, tingkat pendidikan, agama dsb yang berkaitan dgn SDM)

Kelembagaan

Padukuhan Dukuh terdiri dari 3 Rukun Warga dan 8 Rukun Tetangga dengan pembagian wilayah sebagai berikut ;

  • RW 7 RT 1, 2, 3 Kampung Tegalyoso
  • RW 8 RT 4, 5 dan 6 Kampung Dukuh
  • RW 9 RT 7, 8 Kampung Sanggrahan

Kelompok Tani

Padukuhan Dukuh memiliki 1 paguyuban petani padi dengan nama “Guyub Rukun”.

  • Paguyuban Guyup Rukun, Ternak Domba, lokasi Tegalyoso 18, Sudah tersertifikasi Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman
  • Paguyuban Gibas Waras Ternak Kambing Peranakan Etawa(PE)/Gibas Lokasi Dukuh 16, Sudah tersertifikasi Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman
  • Nama Paguyuban Belum ada nama Babi Sanggrahan 30 Belum ada sertifikasi

Paguyuban Rabu Kliwonan

Paguyuban ini adalah kegiatan simpan pinjam uang yang diadakan untuk masing-masing RT di Padukuhan Dukuh. Simpan pinjam ini hanya khusus diperuntukan untuk warga di RT mereka tinggal. Hingga saat ini kegiatan ini tidak memfasilitasi akses simpan pinjam dari warga dari luar RT masing-masing.

Paguyuban Jaga Warga

Padukuhan Dukuh memiliki paguyuban warga yang bertujuan membantu warga dalam hal pelaksanaan event-event tertentu, seperti hajatan, kematian, dll. Paguyuban ini juga bertanggungjawab apabila ada acara dalam level RW maupun padukuha. Berikut adalah nama paguyuban jaga warga di masing-masing kampung, yaitu :

  • Paguyuban Sebo manggala, Lokasi Kamping Tegalyoso, Jumlah anggota ± 60 orang
  • Paguyuban Gemak Ijo, Lokasi Kampung Dukuh, Jumlah anggota ± 80 orang
  • Paguyuban Cakra Seta, Lokasi Kampung Sanggrahan, Jumlah anggota ± 100 orang

Sarana-Prasarana

Sebagai penunjang kehidupan di Padukuhan Dukuh telah dilengkapi dengan sarana prasarana sebagai berikut :

  1. Tempat Ibadah : Terdapat 3 buah masjid dan 2 buah musholla, dengan 1 rumah ibadah agama kristen antara lain:
    1. Masjid Mu’minin Dukuh
    2. Masjid Miftaahul Jannah
    3. Masjid Al-Jihad Sanggrahan
    4. Masjid Fajrul Islam
    5. Mushola Babusalam
    6. Terdapat 1 Rumah Ibadah agama Kristen
  2. Pendidikan :
    1. 1 tempat Pendidikan Anak Usia Dini “Mandiri”
    2. 1 Taman Kanak-Kanak ABA Dukuh 1
    3. 1 Sekolah dasar: SD Muhamadiyah Banyuraden
    4. 1 Sekolah menengah umum: SMAN 1 Gamping31
  3. Kesehatan Tidak terdapat sarpras kesehatan umum di lokasi ini;
    1. Fasilitas kesehatan dapat dengan mudah diakses karena lokasinya yang berada di padukuhan yang berbatasan dan akses jalan/transportasi sangat bagus.
    2. Akses kesehatan di wilayah ini adalah praktek dokter dan bidan pribadi: dr. Utik
  4. Pos Ronda di setiap RT sudah ada bangunan pos ronda.
  5. Fasilitas ruang pertemuan sudah dimiliki oleh masing- masing RW, antara lain:
    1. Balai 45 (Dukuh) 6
  6. Pemakaman, Pada wilayah ini terdapat 2 pemakaman umum, antara lain:
    1. Makam Demak Ijo & Petilasan Pesanggrahan
    2. Terdapat 4 pemakaman keluarga/ pribadi yang pemiliknya dari luar wilayah Padukuhan Dukuh (Makam trah sastrodipradjan & Keluarga bu tjitro)
  7. Jalan Umum
    1. Jalan kabupaten seluruhnya dibangun menggunakan aspal;
    2. Jalan desa dan gang telah seluruhnya dibangun dengan cor blok dan coblok.
  8. Pengelolaan Sampah
    1. Sampah dikelola oleh masing-masing KK karena kondisi rumah yang umumnya masih memiliki lahan yang luas.
  9. Tanah Kas Desa
    1. Tanah kas desa/ palungguh digunakan untuk usah perikanan dan pertanian sawah.
  10. Papan Informasi Warga,
    1. Terdapat papan informasi di setiap RT.

Perkembangan Padukuhan

Sejarah Padukuhan

Sejarah pendirian Padukuhan Dukuh tidak dapat ditelusuri secara pasti karena sudah tidak adanya para pelaku sejarah yang berdomisili di lokasi. Penduduk yang saat ini mendiami dusun tersebut merupakan generasi baru maupun para pendatang yang membeli ataupun menyewa property di wilayah tersebut.

Trend Perkembangan Wilayah

Perkembangan wilayah Padukuhan Dukuh pada saat ini menjadi daerah penunjang infrastruktur

pendidikan. Hal ini disebabkan karena adanya pembangunan 3 universitas sebagai berikut:

  • Universitas Widya Mataram (UWM) berlokasi di Padukuhan Dukuh;
  • Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA) yang berdiri pada 3 lokasi yaitu Padukuhan Somodaran, Dukuh, dan Tulusan;
  • Universitas Nahdhatul Ulama (UNU) Yogyakarta yang berlokasi di Padukuhan Dowangan, sampai saat ini sedang dalam tahap pembangunan gedung kampus.

Ketiga kampus tersebut menyumbang perubahan besar dalam perubahan kegiatan ekonomi di Padukuhan Dukuh. Kondisi ini menyebabkan masyarakat di Dukuh beralih profesi dari pertanian ke industri penunjang infrastruktur pendidikan seperti kos-kosan untuk mahasiswa, warung makan, laundry, warung kelontong, dll.Selain itu adanya alih fungsi lahan dari pertanian menjadi tempat usaha/komersil.

Data Pertanahan

Pada Padukuhan Dukuh terdapat 871 bidang tanah. Struktur kepemilikan tanah adalah tanah Hak Milik, Tanah Wakaf, Tanah Palungguh, dan ada 1 bidang yang merupakan Kawasan Tanah Putih atau tidak menjadi milik siapapun. Penggunaan tanah antara lain :

  • Status Kepemilikan Hak Milik, Penggunaan Rumah, pertanian, peternakan, bisnis, pendidikan (sekolah, universitas), pemakaman pribadi/keluarga
  • Tanah Palungguh, Penggunaan Pertanian dan peternakan
  • Tanah Wakaf, penggunaan Pemakaman umum, masjid/ mushola
  • Tanah Putih (tanpa kepemilikan), Digunakan sebagai fasilitas umum berupa belik “Kinclong”

Peran Serta Masyarakat

Kondisi Ekonomi

Aktivitas ekonomi di Padukuhan Dukuh merupakah perpaduan antara masyarakat agraris dan perkotaan yang sudah berbasis bisnis. Hal ini didukung dengan kondisi kewilayahannya yang kini berada pada daerah pendidikan, dimana ada 3 universitas yang berlokasi/ berbatasan dengan Dukuh Dukuh, sehingga memunculkan aktivitas pendukung dari infrastruktur pendidikan. Dari kondisi ini maka dapat digolongkan aktivitas ekonomi disini sebagai berikut :

Aktifitas Ekonomi

Uraian

  • Usaha Kuliner, Banyak terdapat usaha kuliner berupa warung makan dan restoran. Contoh: warung bakso, warung penyetan, sup buah, Romah Janur,
  • Usaha Jasa Persewaan, Sewa mobil: The Arpanis Rent Car maupun Sewa perkap bayi: Kenken House
  • Toko Perlengkapan, toko alat tulis kantor: Toko Fitria
  • Toko Hasil Bumi, Toko Henny Maju Lancar, Depot Tembakau Wijaya
  • Jasa Laundry, Dennis Laundry
  • Jasa Percetakan, Arleen percetakan
  • Toko Klontong, Toko Agustin, air minum isi ulang
  • Perdagangan Ikan Hias, Warrior Fish
  • Jasa, misal Bengkel Reparasi Elektromotor, Bidang Seni Ahox Fish, Naura Art (kayu), Jasa Preweding Prewedding Wedding Jogja
  • Usaha Kuliner, Sup buah senssasi juice, warung lesehan
  • Uasaha Jasa Persewaan, Sewa mobil: 95in Jogja Transport, Renovasi rumah:
  • Toko Perlengkapan Yiaf Jogja: toko hewan peliharaan, Custom bike: Andi
  • Toko Hasil Bumi Gendhuk sembako
  • Toko Kelontong Toko Jalan Damai
  • Farm, Shiro Farma
  • Perdagangan, Grosir mukena adem, Salwa collection jogja

Kondisi Sosial

Berikut adalah perangkat sosial Padukuhan Dukuh seperti pada tabel di bawah ini:

  • Posyandu, Kegiatan posyandu aktif dilaksanakan setiap bulan.
  • Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) :
    • Kegiatan pertemuan ibu-ibu PKK ini aktif dilaksanakan sekali dalam sebulan.
    • PKK aktif dalam kegiatan bimbingan administrasi dari Kapanewon;
    • Turut dalam kegiatan tabur bunga di makam pahlawan.
  • Karang Taruna, Karang taruna Padukuhan Dukuh merupakan organisasi yang aktif, kegiatan yang diadakan antara lain: rapat rutin, kerjasama dengan pihak lain, melaksanakan pelatihan Bahasa Jawa dan sinoman.
  • Ronda, Kegiatan ronda dilaksanakan tiap RT dan difasilitasi dengan adanya pos ronda si setiap RT.
  • Perlindungan Masyarakat(Linmas), Organisasi Linmas ini berperan aktif pada saat pelaksanaan pemilihan umum (level RT sampai nasional) selain juga menjadi bagian dari paguyuban jaga warga di masing-masing wilayah.

Kondisi Budaya

  1. Merti Dusun, Kegiatan ini tidak rutin dilaksanakan dan dilakukan secara terpusat di Balai Desa.
  2. Sanggar Seni, Terdapat sanggar seni Gamelan di Sanggrahan dengan fasilitas alat music gamelan 1 Pelog dan Pengrawit sejumlah 16 orang.
  3. Kelompok Bregodo Prajurit, Kelompok seni ini dilestarikan di Kampung Sanggrahan, memiliki 1 perangkat alat musik Gamelan dan 40 orang personal.