• Demang Demak Ijo dan Demang Cokrodikromo

Antara Demang Demak Ijo dengan Demang Cpkrodiromo memiliki berbagai perbedaan. Demang Demak Ijo makamnya berada di daerah Banyumeneng. Sedangkan, makam demang Cokrodiromo makamnya berada di wilayah Dukuh.  Kemudian. Demang Cokrodikromo merupakan demang yang dipercaya oleh pihak Belanda untuk mengurusi berbagai usaha yang dimiliki oleh Belanda. Sedangkan, Demang Demak Ijo merupakan Demang yang ada setelah meninggalnya kyai Demak Ijo (Yudhonegara) dan batu nisannya diperkirakan telah ada sejak masa Amangkurat.

  • Pabrik Gula

Dahulu, terdapat pabrik gula Demak Ijoyang berada di daerah Banyuraden. Pabrik Gula ini berdiri tahun 1906 dengan nama perusahaan N.V. Cultuur Maatschappij der Vorstenlanden. Seiring berjalannya waktu, pabrik gula Demak Ijo tutup pada tahun 1924 akibat krisis ekonomi yang terjadi pada tahun tersebut. Setelah tutup, pabrik gula tersebut beralih menjadi tempat perakitan senjata oleh kompi Jepang pada masa penjajahan Jepang. Kemudian, lokasi ini berubah menjadi tempat markas perlawanan jogja barat sekitar masa revolusi tahun 1945-1949 setelah dilakukan pemboman dan pembakaran di lokasi tersebut.

  • Belik

Belik adalah mata air kecil, yang umumnya berupa mata air rembesan. Istilah ini berasal dari bahasa Jawa, belik, yang artinya sumber air. Banyuraden merupakan salah satu kalurahan yang memiliki belik. Dahulu, terdapat 27 belik yang tersebar di Kalurahan Banyuraden. Kini, hanya ada delapan belik tersisa yang ada di Kalurahan Banyuraden.

  • Lumpang atau Lingga Yoni

Tahun 2020, diadakan doa bersama lintas agama terhadap suatu batu lumpang di belik dekat embung Serut, Banyuraden dengan tagar #minyakdalanegusti. Ketika melakukan doa bersama, terdapat pemuka agama yang mengatakan bahwa benda tersebut merupakan batu yoni bukan batu lumpang. Namun, menurut masyarakat sekitar, nama belik adalah belik wirangi. Dahulu saat masa Kerajaan Medang, kerajaan tersebut membuat sectarian untuk digunakan sebagai pemujaan terhadap dewa. Kemudian, pada masa Mataram, belik tersebut digunakan sebagai kungkung